Mengenal Lebih Dalam Paket Manajer ArchLinux



Mengenal Lebih Dalam Paket Manajer ArchLinux

Dengan metode open source nya Linux sekarang ini semaking berkembang dan menunjukkan perkembangan yang pesat. Banyak distro-distro baru yang bermunculan Distro Linux mirip seperti semboyan negeri ini Bhineka Tunggal Ika [ Meskipun berbagai Distro tetap satu Kernel jua, Kernel Linux ]. Salah satu dari ciri-ciri dari distro linux adalah adanya sebuah paket manajer yang berbeda-beda seperti yang kita tahu Linux mempunyai beberapa paket manajer yang berbeda-beda. Beberapa paket manajer aplikasi yang dipaketkan dalam bentuk RPM [ untuk pengguna RedHat, centos, fedora, OpenSUSE dan turunanya ], DEB [ untuk pengguna Debian, ubuntu, dan turunanya ], ataupun tar.gz [ biasanya source code untuk semua distro dan memerlukan kompilasi untuk menjankannya ].
Karena perbedaan paket manajer tentu berbeda pula aplikasi dalam menjalankan tugas sebagai paket manajer. Seperti apt untuk pengguna Debian/Ubuntu dan turunanya, yum untuk pengguna RedHat, fedora, centOS dan turunanya, zypper untuk pengguna OpenSUSE dan lain sebagainya. Nah ....di archLinux sendiri dikenal dengan nama pacman.
Apakah sebenarnya Pacman itu ???
Pacman adalah sebuah paket manajer archLinux. Yang mempunyai fungsi dasar paket manajer yakni untuk menginstall, meperbaharui [ update ], menghapus [ delete ], dan meperbaharui [ upgrade ] sebuah sistem.
Beberapa perintah dan kegunaan dari Pacman !!!
#pacman -S ( Sync ) untuk sinkronisasi paket, baik untuk menginstall, update, ataupun upgrade aplikasi ataupun sistem.
#pacman -R ( Remover ) untuk menghapus aplkasi.
#pacman -Q ( Query ) untuk mengetahui aplikasi apa saja yang telah terinstall dalam komputer.
#pacman -U ( Upgrade ) untuk menginstall aplikasi secara luring ( ofline ).
#pacman -D ( Database ).
#pacman -V ( Version ) untuk mengetahui versi pacman yang digunakan.

Fungsi-fungsi yang sering digunakan dalam pengunaan dari pacman adalah sebagai berikut :

 Menginstall aplikasi
#pacman -S nama_aplikasi_1 nama_aplikasi_2 dst
Nama aplikasi harus sesuia dengan nama dari repository.
Contoh :
#pacman -S inkscape
 Mengetahui nama file paket
#pacman -Sp nama_aplikasi1 nama_aplikasi2 dst
Contoh :
#pacman -Sp firefox
 Mengunduh aplikasi dari repository
#pacman -Sw nama_aplikasi1 nama_aplikasi2 dst
Contoh :
#pacman -Sw gedit
 Mengsinkronisasi Database repository
#pacman _syy
 Meng-upgrade aplikasi atau sistem
#pacman -Syu
 Menghapus paket tanpa depedenci dari komputer.
#pacman -R nama_aplikasi1 nama_aplikasi2 dst
Contoh :
#pacman -R firefox
 Menghapus paket dengan depedenci dari komputer
#pacman -Rc nama_aplikasi1 nama_aplikasi2 dst
Contoh :
#pacman -Rc gnome
 Mengapus Paket Bersih dengan Konfigurasinya dari Komputer
#pacman -Rns nama_aplikasi1 aplikasi2 dst
Contoh:
pacman -Rns kde
 Menghapus Bersih Paket dari Komputer
#pacman -Rcns nama_aplikasi1 aplikasi2 dst
Contoh:
#pacman -S Rcns gnome
 Menginstal Aplikasi dari Luar Repositori
#pacman -U nama_file.tar.xz
Contoh:
#pacman -U firefox.tar.xz
 Menginstal Aplikasi dari Luar Repositori (Tanpa Dependensi)
#pacman -Ud nama_file.tar.xz
Contoh:
#pacman -Ud totem.tar.xz
 Menghapus Cache Paket dari Komputer
#pacman -Sc
 Menghapus Seluruh Cache Paket dari Komputer
#pacman -Scc

Tersedia juga versi PDF
disini

Referensi :
 Pacman Paket Manager Archlinux Yang Keren, Posted by Ali on 28 November 2014, 6:25 pm

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a comment

Thanks For Your Feedback.